Home / Reportase

Minggu, 24 September 2023 - 11:59 WIB

Tak Kasih Ampun Lagi, OJK Instruksikan Perbankan Blokir Rekening Terlibat Judi Online

Ilustrasi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAMBIBRO.COM – Demi menjaga integritas sistem keuangan, OJK memerintahkan perbankan memblokir rekening yang terlibat aktivitas ilegal, terutama judi online.

Tindakan tegas diambil guna menjaga keseluruhan kegiatan sektor keuangan berjalan teratur, adil, transparan, dan akuntabel, mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh berkelanjutan dan stabil, serta melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

OJK menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan sektor jasa keuangan, termasuk melalui kerja sama antarlembaga.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, Aman Santosa mengatakan, Pengawas Perbankan OJK menyambut baik kerja sama antarlembaga seperti ini.

Bahkan kedepannya harus lebih digiatkan lagi, membantu pemberantasan tindak pidana ekonomi yang memanfaatkan rekening bank dan sistem pembayaran Indonesia.

Baca Juga  Sektor Jasa Keuangan Resilient Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

“Upaya menegakkan integritas sistem perbankan merupakan tanggung jawab semua pihak terkait,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, seperti ditulis Aman Santosa.

Sebelumnya OJK menerima surat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), terkait permintaan blokir atas sejumlah rekening yang terlibat dalam kegiatan judi online.

Menurut Dian, OJK terus berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo. OJK memerintahkan kepada perbankan memblokir rekening yang terlibat dalam aktivitas judi online.

Mengacu pada pasal 36A ayat (1) huruf c, angka 33 dalam pasal 14 dan pasal 52 ayat (4) huruf c angka 42 dalam pasal 15 UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), dalam tugas pengawasan OJK berwenang memerintahkan bank melakukan pemblokiran rekening tertentu.

Baca Juga  OJK dan FSS Korea Perkuat Kerja Sama Pengawasan Sektor Jasa Keuangan

Untuk terus memperkuat integritas sektor jasa keuangan, pada 14 Juni 2023 OJK menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan (POJK APU-PPT).

Ini bukti komitmen OJK menjaga integritas sektor jasa keuangan. POJK itu merupakan penyempurnaan dari POJK APU-PPT sebelumnya, Nomor 12/POJK.01/2017, sebagaimana diubah melalui POJK Nomor 23/POJK.01/2019.

Baca Juga  OJK Bentuk Departemen UMKM dan Keuangan Syariah

Selain itu, guna penguatan penerapan tata kelola pada sisi industri perbankan, OJK juga menerbitkan POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.

Tata kelola sangat fundamental dalam pengelolaan kegiatan usaha suatu bank untuk berkembang sehat dan berkelanjutan, dengan mengedepankan nilai, etika, prinsip, dan menjunjung tinggi integritas.

Dian menegaskan, kerja sama OJK dengan kominfo dan lembaga lain terus ditingkatkan, untuk mengatasi permasalahan yang meresahkan masyarakat, seperti judi online dan pinjol ilegal.

“Dalam kerja sama ini dilakukan pemeriksaan rekening-rekening bank yang disalahgunakan untuk penggunaan yang melawan hukum. OJK memerintahkan dilakukan pemblokiran,” ujar Dian. (DIR)

Share :

Baca Juga

Reportase

Jemaah Calon Haji Asal Jambi Mulai Berangkat, Gubernur Jambi Titip Pesan Penting

Reportase

Angkutan Batu Bara Kembali Lewat Darat, Pengusaha Tambang Harus Patuhi Ingub

Nasional

Ghazwan Zaid Arfa Juara 1 Bidang Sains di Australia, “Budak” Jambi Brooo…

Reportase

Korem 042/Gapu Siap Mendukung Pengamanan Operasional dan Aset Pertamina

Reportase

Warga Blokade dan Dirikan Tenda di Jalan Lintas Timur, Desak Al Haris Hentikan Pembangunan Stockpile PT. SAS

Daerah

Jembatan Penghubung Lambur Luar – Kota Harapan Ambruk, Dillah – Muslimin Langsung Cek

Politik

Setelah Nasdem, PDI Perjuangan Juga Bakal Usung Dilla Hich

Reportase

Duet Ganjar – Mahfud Tidak Pengaruhi Suara PKS