PEMERINTAH Kota Jambi kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang siap memanjakan para pelaku usaha dan investor. Langkah nyata ini dibuktikan lewat gelaran Temu Bisnis dan Penganugerahan Investment Award Kota Jambi 2026.
Acara penganugerahan berlangsung meriah, di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Rabu malam, 20 Mei 2026.
Membawa semangat kolaborasi untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia, ajang tahunan ini dihadiri Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.
Kehadiran jajaran petinggi daerah ini menjadi sinyal kuat, bahwa Pemkot Jambi tak main-main dalam menggenjot iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Tanah Pilih Pusako Batuah.
Wali Kota Maulana menyampaikan pesan terbuka kepada seluruh pengusaha yang ingin menanamkan modalnya di Tanah Pilih. Status Kota Jambi sebagai pusat perdagangan dan jasa membuat pemerintah daerah berkewajiban memberikan kemudahan akses hingga jaminan kepastian hukum.
“Langkah strategis, seperti percepatan izin berbasis digital, dan integrasi sektor UMKM, terus dipacu demi menciptakan perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ungkapnya.
Sinyal positif dari daerah ini turut mengundang perhatian pemerintah pusat. Direktur Pemberdayaan Usaha Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, Deflinur Rizky Novhamzah, memuji terobosan dan energi baru yang ditunjukkan Pemkot Jambi.
Menurut Deflinur, pemanfaatan sistem elektronik yang terintegrasi, serta dorongan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, bakal menjadikan Kota Jambi sebagai magnet baru investasi nasional.
Komitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif ini terbukti membuahkan hasil manis pada indikator ekonomi daerah sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Kota Jambi melonjak hingga 5,13 persen, sementara pendapatan per kapita masyarakat naik signifikan menjadi Rp73,6 juta per tahun.
Tak hanya itu, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bahkan sukses menembus angka Rp615 miliar lebih, atau melampaui target yang ditetapkan.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada belasan perusahaan ternama yang dinilai memberi kontribusi konkret bagi daerah.
Pada kategori Kepatuhan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), penghargaan berhasil disabet oleh PT Wira Viona yang menaungi Jambi Prima Mall, serta PT Ratu Permata Hotelindo selaku pengelola Hotel O Dua Weston.
Untuk kategori Penanaman Modal, PT Golden First Atlanta yang membawahi RS Siloam Jambi bersama ritel raksasa PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) keluar sebagai penerima apresiasi.
Dari sisi nilai investasi, PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur memimpin di kategori Realisasi Investasi Tertinggi, berkat komitmen ekspansi bisnis mereka yang masif di Kota Jambi.
Tak kalah krusial, apresiasi tinggi juga diberikan kepada sektor perhotelan yang menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja lokal.
Kategori Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Terbanyak sukses diborong oleh tiga hotel berbintang di Kota Jambi, yakni PT Sabang Raya Hotel (Aston Hotel), PT Jambi Permai Abadi (BW Luxury Hotel), dan PT Selaras Jaya Indah Hotelindo (Swiss-Belhotel).
Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar, berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi para pengusaha untuk terus memperkuat kemitraan dengan UMKM lokal demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif. | dod







