Home / Reportase

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Tanam Bawang Putih Serentak Kurangi Impor dan Genjot Produksi Pangan

Penanaman bawang putih di Kayu Aro, Kerinci, Jambi, Rabu | humas polda

Penanaman bawang putih di Kayu Aro, Kerinci, Jambi, Rabu | humas polda

JAMBIBRO.COM — Penanaman bawang putih secara serentak menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor, sekaligus meningkatkan produksi komoditas pangan strategis dalam negeri.

Gerakan penanaman massal ini dilaksanakan secara terpusat di kawasan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, Rabu 19 Agustus 2026.

Langkah nyata ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar bersama Gubernur Jambi Al Haris serta Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin.

Aksi penanaman difokuskan pada benih varietas Lumbu Hijau di atas lahan seluas 0,125 hektare milik Kelompok Tani Agri Mulyo di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Kayu Aro.

Selain aktivitas pertanian, panitia turut menyalurkan bantuan sosial bagi anggota kelompok tani serta menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat lokal.

Rangkaian agenda dilanjutkan dengan sesi Zoom Meeting yang terkoneksi langsung ke pusat kegiatan nasional di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sesi dialog virtual dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, serta Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Baca Juga  Laza Kalah, Sulpani Dipecat

Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antar-stakeholder dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional secara bertahap.

Keterlibatan pemerintah pusat, jajaran Pemda, unsur TNI-Polri, hingga komunitas petani menjadi fondasi utama keberhasilan program hortikultura ini.

Kapolda Jambi menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengawal seluruh agenda strategis pemerintah di bidang swasembada pangan. Pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat membutuhkan kerja sama solid dari seluruh lini.

“Polri tentunya siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh stakeholder, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, para petani dan seluruh masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia menggarisbawahi bahwa gerakan serentak yang menjangkau 17 provinsi di Indonesia ini membawa pesan simbolis yang mendalam. Penguatan ketahanan pangan nasional harus dibangun dari daerah dengan memanfaatkan keunggulan komoditas lokal.

Baca Juga  Bawa 4 Kilo Sabu, Oknum PNS dan Selingkuhan Diciduk

“Yang kita tanam hari ini bukan hanya bawang putih, tetapi juga semangat kemandirian pangan. Kita ingin masyarakat memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan dari hasil produksi sendiri,” tegasnya.

Krisno mengingatkan seluruh pihak agar pengawasan terus dilakukan secara konsisten pascaproses penanaman awal. Keberhasilan gerakan ini diukur dari produktivitas panen serta peningkatan kesejahteraan para petani setempat.

“Jangan sampai kegiatan ini hanya berhenti pada penanaman. Harus kita kawal bersama mulai dari proses budidaya sampai hasil panennya. Kalau produksi meningkat dan petani sejahtera, maka program swasembada pangan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” ungkapnya.

Potensi geografis Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sangat ideal untuk pengembangan tanaman hortikultura. Potensi alam yang melimpah ini wajib dimaksimalkan lewat pendampingan terpadu berkelanjutan.

Polda Jambi akan terus mendukung dan mengawal program ketahanan pangan bersama pemerintah daerah, TNI, kelompok tani dan seluruh pihak terkait.

Harapannya, produksi bawang putih di Jambi terus meningkat, petani semakin sejahtera, dan secara bertahap ketergantungan terhadap pasokan dari luar dapat kita kurangi,” pungkasnya.

Baca Juga  Juliana Klarisa Raih Emas Pertama untuk Jambi di PON XXI

Gubernur Jambi, Al Haris, menyatakan apresiasi serta dukungan penuh Pemprov Jambi atas terselenggaranya gerakan nasional ini. Ia menyampaikan terima kasih khusus kepada Presiden RI serta Kapolri beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi program tersebut.

“Ini merupakan salah satu poin penting bagaimana kita bisa meningkatkan kekuatan pangan kita, khususnya di bidang bawang putih. Kita tahu setiap tahun kebutuhan bawang putih kita cukup besar dan masih banyak bergantung pada impor,” ujarnya.

Gerakan ini diharapkan dapat membentuk ekosistem pertanian yang solid dari hulu ke hilir secara berkelanjutan. Pendampingan menyeluruh mencakup penyiapan lahan, pengadaan sarana produksi, pengawalan distribusi, hingga kepastian penyerapan hasil panen.

Kolaborasi lintas sektor antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta kelompok tani diyakini menjadi modal utama menuju kemandirian pangan. Gerakan ini diharapkan menjadi bukti nyata kontribusi daerah dalam memperkuat kedaulatan pangan Indonesia. | PR

Share :

Baca Juga

Reportase

Korupsi DAK Disdik Jambi, Varial Adhi Putra Cs Tersangka, Hukuman Berat Menanti

Reportase

Pemkab Muaro Jambi Gerak Cepat, Langsung Bantu Korban Kebakaran Penyengat Olak

Nasional

Jurnalis Harus Tahu Beda Industri Hulu dan Hilir

Reportase

Bupati Muaro Jambi Pastikan Stabilitas Harga Lewat Pasar Murah

Politik

Budi Setiawan dan Eko Setiawan Berpasangan? Ini Analisa Singkatnya…

Reportase

Kisah Penarik Bentor Terbantu QRIS

Reportase

Pawai Karnaval Hari Kemerdekaan di Muaro Jambi Berlangsung Riang Gembira

Reportase

Polda Jambi Gelar Supervisi Operasi Lilin 2025, Pastikan Pos Pengamanan Siap Optimal