Home / Reportase

Senin, 1 Juni 2026 - 12:33 WIB

Peserta Pakaian Adat Nusantara Warnai Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kantor Wali Kota Jambi

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan sambutan pada upacara Hari Lahir Pancasila, di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Senin | ft

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan sambutan pada upacara Hari Lahir Pancasila, di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Senin | ft

JAMBIBRO.COM — Barisan peserta mengenakan aneka pakaian adat Nusantara menjadi pemandangan mencolok pada upacara Hari Lahir Pancasila di lingkup Pemerintah Kota Jambi.

Kehadiran para pelajar berbusana tradisional tersebut berpadu serasi dengan gaung semangat kebangsaan di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Senin, 1 Juni 2026.

Pilihan busana adat dari berbagai daerah ini dihadirkan oleh para siswa tingkat SMP yang berbaur bersama ribuan peserta upacara lainnya. Kehadiran mereka di tengah lapangan menjadi simbol nyata, bahwa perbedaan dan keberagaman merupakan kekuatan pemersatu bangsa dalam bingkai ideologi negara.

Secara umum, jalannya upacara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen masyarakat. Semua pihak diajak untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Wali Kota Jambi, Maulana, bertindak langsung sebagai inspektur upacara memimpin jalannya seluruh rangkaian seremonial negara tersebut. Turut hadir mendampingi di podium utama, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, dan Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly.

Komposisi tamu undangan juga diperkuat oleh kehadiran Kapolresta Jambi, Dandim 0415/Jambi, serta Komandan Denpom. Jajaran forkopimda, para kepala OPD, aparatur sipil negara (ASN), hingga berbagai unsur kemasyarakatan ikut menyukseskan jalannya acara.

Baca Juga  Brigjen Pol M Mustaqim Dimutasi, Brigjen Pol B Ali Jadi Wakapolda Jambi

Keberagaman peserta upacara terlihat semakin solid dengan hadirnya perwakilan dari institusi TNI, Polri, serta jajaran petugas Damkar. Barisan upacara juga diisi oleh personel Satpol PP, pegawai PDAM Tirta Mayang, hingga anggota Pramuka.

Wali Kota Maulana memberi apresiasi tinggi terhadap visualisasi keberagaman yang ditunjukkan para peserta. Menurutnya, Hari Lahir Pancasila harus dijadikan momentum untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial.

“Hari ini seluruh elemen hadir bersama dalam satu barisan. Ada TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, ASN, PDAM, Pramuka hingga anak-anak sekolah yang mengenakan pakaian adat Nusantara. Ini menggambarkan Indonesia yang sesungguhnya, berbeda-beda tetapi tetap satu dalam semangat Pancasila,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, Pancasila tidak boleh mandek sebagai dasar negara yang hanya dihafalkan oleh ingatan publik. Ideologi ini dituntut untuk menjelma menjadi pedoman hidup yang dinamis dan dirasakan langsung manfaat kemanusiaannya oleh masyarakat luas.

Baca Juga  Provinsi Jambi Kirim 361 Peserta Fornas VII, 100 Orang dari Kota Jambi

“Kita ingin nilai-nilai Pancasila benar-benar hadir di tengah kehidupan masyarakat. Semangat musyawarah, gotong royong, saling menghormati, menjaga kerukunan, dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus kita hidupkan. Pancasila harus menjadi nafas dalam setiap langkah pembangunan Kota Jambi,” tegas Maulana.

Maulana menjelaskan, jajaran Pemerintah Kota Jambi telah mengonversi nilai-nilai luhur tersebut ke dalam berbagai program pembangunan berbasis komunitas. Salah satu langkah konkretnya adalah pengguliran Program Kampung Bahagia yang bertumpu pada partisipasi aktif warga.

Program kewilayahan tersebut didesain untuk mendorong masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat tali kebersamaan. Lewat program ini, budaya saling membantu antarwarga di tingkat akar rumput diharapkan dapat tumbuh kembali dengan subur.

“Program Kampung Bahagia merupakan wujud nyata implementasi nilai luhur Pancasila. Di sana ada semangat musyawarah, gotong royong, kekompakan, dan kebersamaan yang diwariskan oleh para pendahulu kita. Nilai-nilai inilah yang harus terus tumbuh dan menjadi budaya masyarakat Kota Jambi,” urai Maulana memaparkan konsep program.

Baca Juga  Polda Jambi Jawab Video Viral Razia Hotel

Maulana menerangkan, seluruh pesan kebangsaan ini selaras dengan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Pemerintah pusat terus mengajak seluruh anak bangsa membumikan dasar negara di kehidupan sehari-hari.

“Kita berharap Pancasila terus menjadi perekat persatuan bangsa, menjadi fondasi dalam pembangunan, menjadi ideologi yang memandu perjalanan negara, serta menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selama Pancasila hidup di hati rakyat, Indonesia akan tetap kokoh dan kuat menghadapi berbagai tantangan zaman,” pungkas Maulana.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kota Jambi tidak sekadar berhenti sebagai agenda tahunan yang bersifat seremonial belaka. Momentum ini menjadi pengingat penting bagi daerah tentang pentingnya mewariskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Pewarisan nilai ini dirasa krusial agar semangat persatuan, kerja sama gotong royong, serta cinta tanah air tetap terjaga di dada generasi penerus. Fondasi moral tersebut dipandang menjadi modal utama demi mewujudkan cita-cita Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan. | DOD

Share :

Baca Juga

Politik

Bukan Anggota Dewan Kaleng-kaleng, HBA Antar Bantuan untuk Nenek Salma Sekaligus Kasih Jalan Keluar

Reportase

Ketua Binpres Pelatda Jambi Ingatkan Para Atlet Pentingnya Persiapan Mental

Reportase

Dua Putri Tanjabbar Dapat Beasiswa dari SKK Migas—Jadestone Energy

Reportase

Usman Ermulan Apresiasi Langkah Al Haris Melarang Angkutan Batu Bara Lewat Jalan Umum

Reportase

Tiga Hari Tenggelam Hendra Ditemukan Tak Bernyawa

Reportase

Korem 042/Gapu dan OJK Jambi Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Reportase

Tidak Terima Ditegur, Segerombolan Anak Muda Bacok Polisi

Reportase

Pecah Bintang… Slamet Riadi Serah Terimakan Jabatan Kasrem 042/Gapu