Home / Reportase

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:33 WIB

Bermain Hujan Berujung Petaka

Bocah hanyut di parit ditemukan Tim SAR Gabungan | sar

Bocah hanyut di parit ditemukan Tim SAR Gabungan | sar

JAMBIBRO.COM — Kegembiraan seorang anak laki-laki saat bermain di tengah guyuran hujan lebat berubah menjadi tragedi memilukan. Dia hanyut terseret arus parit yang meluap.

Bocah malang bernama Rafa dilaporkan hilang tenggelam, di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, hingga memicu operasi penyelamatan darurat berskala besar, Rabu 20 Mei 2026, sore.

Korban berusia 7 tahun itu tergelincir ke dalam drainase. Derasnya debit air meluap ke pemukiman warga. Jasad bocah malang itu ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (21/5/2026), setelah dilakukan penyisiran intensif.

Petaka bermula pada Rabu sore, sekitar pukul 16.00 WIB. Wilayah tersebut sedang dilanda cuaca buruk. Berdasarkan informasi awal, Rafa saat itu sedang asyik bermain bersama beberapa temannya di sekitar area parit.

Baca Juga  Pemkot Jambi Serahkan Bantuan untuk Sumbar, Lebih Sekadar Donasi

Nahas, derasnya luapan air parit membuat Rafa mendadak kehilangan keseimbangan tubuh. Ia tergelincir dan seketika terseret arus bawah yang cukup kuat, hingga tubuhnya tenggelam dan hilang dari pandangan teman-temannya.

Pihak Kantor SAR Jambi menerima laporan kejadian itu dari seorang warga, Taupik. Merespons laporan tersebut, instansi penyelamat langsung memberangkatkan satu Search Rescue Unit (SRU).

Sebanyak 12 personel rescue diterjunkan menuju lokasi kejadian, sekitar 4,5 kilometer dari kantor SAR. Armada penyelamat membutuhkan waktu tempuh selama 20 menit untuk menjangkau lokasi kejadian akibat kendala medan di lapangan.

“Kami menerima informasi dari warga pada sore hari dan langsung menerjunkan tim rescue untuk melakukan upaya pencarian bersama unsur terkait,” ungkap Kepala Kantor SAR Jambi.

Baca Juga  Bupati BBS Komitmen Jadikan Muarojambi Kota Santri

Operasi pencarian awal sempat dilakukan sore hari, namun terpaksa dihentikan sementara akibat keterbatasan pandangan malam. Petugas gabungan melanjutkan pencarian esok harinya di tengah kondisi cuaca berawan.

Tim SAR Gabungan yang dikerahkan terdiri dari personel Kantor SAR Jambi, Brimob Polda Jambi, Babinkamtibmas, Babinsa, serta petugas BPBD. Pergerakan tim di lapangan dibantu penuh masyarakat setempat yang melakukan penyisiran secara manual.

Kerja keras tim yang melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran parit membuahkan hasil. Petugas menemukan posisi korban, namun bocah tersebut dipastikan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Jasad Rafa ditemukan mengambang sejauh 2,5 kilometer dari lokasi awal dirinya dilaporkan hanyut. Tim SAR mengevakuasi korban dan menyerahkan jenazah ke rumah duka untuk disemayamkan pihak keluarga yang diselimuti kedukaan mendalam.

Baca Juga  Kota Jambi Resmi Bentuk Tim Task Force MIL, Wakili Indonesia di Program Global UNESCO

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR ditutup pukul 08.00 WIB. Seluruh unsur yang terlibat beserta peralatan penyelamatan, seperti rescue car, motor trail, dan alat evakuasi dikembalikan ke satuan masing-masing.

Pihak berwenang mengimbau seluruh orang tua agar memperketat pengawasan pada anak-anak saat hujan deras melanda. Langkah antisipasi ini dinilai sangat penting, guna menghindari terjadinya peristiwa memilukan serupa di masa mendatang.

Tragedi ini menjadi pengingat berharga bagi masyarakat mengenai bahaya tersembunyi di balik luapan air drainase saat cuaca ekstrem.

Solidaritas serta kegigihan seluruh unsur petugas dan warga dalam proses pencarian mendapat apresiasi mendalam di tengah suasana duka yang melanda Kota Jambi. | DOD

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Polisi Gagalkan Penjualan 1,2 Kilo Emas Hasil Tambang Liar

Reportase

Penolakan Stockpile Aurkenali “Memanas”, Ada Warga Merasa Diintimidasi

Reportase

Wali Kota Jambi Dorong Eks Lokalisasi Pucuk Jadi Sentra Olahraga, Ekonomi dan Keagamaan

Reportase

Kepercayaan Pasar Kunci Stabilitas Rupiah

Reportase

Media Center Pastikan Satu Tahun Kepemimpinan Maulana – Diza Ekonomi Tumbuh

Reportase

Kasus Amrizal di Mata “Duo Usman”

Reportase

OJK dan Unja Pecahkan Empat Rekor MURI, Mahasiswa Baru Deklarasi Anti Judi Online dan Investasi Bodong

Reportase

Jual ‘Sapi Online’ Lewat WhatsApp ala Disbunak Tanjabtim