Home / Reportase

Selasa, 30 Desember 2025 - 23:51 WIB

Hanyut 40 Kilometer, Datuk Jempet Ditemukan di Mersam

Datuk Jempet ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 40 kilometer dari lokasinya tenggelam | sar

Datuk Jempet ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 40 kilometer dari lokasinya tenggelam | sar

JAMBIBRO.COM — Seorang kakek berusia 90 tahun, Zakaria, tenggelam di Sungai Batanghari, di Desa Tanjung Sari, Sungai Bengkal, Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Minggu, 28 Desember 2025.

Mendapat kabar itu, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi melalui Pos SAR Bungo melakukan operasi pencarian. Komandan Regu TRC BPBD Tebo, Eka Putra, yakin kakek yang biasa disapa Datuk Jempet itu hanyut saat mandi di sungai.

Menurut Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, Datuk Jempet tenggelam sekitar pukul 6 pagi. Ia pamit mandi ke sungai yang berada tepat di belakang rumahnya. Namun, hingga siang hari Datuk Jempet tak kunjung kembali ke rumahnya.

Baca Juga  Kepergok Berduaan di Kamar Kos, Sepasang Kekasih Diangkut ke Polda

Kekhawatiran keluarga mendorong istri korban bersama warga melakukan pencarian di sekitar tepian sungai. Namun mereka hanya menemukan handuk milik Datuk Jempet. Kakek itu diduga terpeleset ke sungai dan terbawa arus yang saat itu sedang hujan.

Pos SAR Bungo mengirimkan tim menuju lokasi sejauh 109 kilometer dari pos. Sebanyak tujuh personel diberangkatkan dengan peralatan lengkap untuk pencarian awal, serta koordinasi bersama instansi terkait.

“Kami memberangkatkan satu Search Rescue Unit (SRU) dengan peralatan lengkap untuk melakukan pencarian awal dan koordinasi di lapangan,” kata Adah Sudarsa.

Baca Juga  Wamendagri Bima Arya Pastikan Proyek PSEL Tak Bebani APBD Daerah

Upaya pencarian melibatkan unsur gabungan, terdiri dari Kantor SAR Jambi, BPBD Tebo, Polsek Tebo Ilir, Babinsa, dan masyarakat setempat.

Untuk mendukung pencarian, tim dilengkapi dengan perahu karet (rubber boat), kendaraan rescue Dmax, peralatan komunikasi dan navigasi, serta drone guna memantau area sungai dari udara.

Pencarian dilakukan hingga malam hari. Tim gabungan terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi Datuk Jempet mandi, meski terkendala jarak pandang.

Baca Juga  Gubernur Jambi Tegaskan Komitmen Pemerintah Tetap Bina Pesantren

Datuk Jempet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazahnya didapati mengapung di sungai, di Desa Kembang Paseban, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, sekitar 40 kilometer dari lokasinya tenggelam.

Komandan Pos SAR Bungo, M Andri menyebut, jenazah Datuk Jempet ditemukan Selasa, 30 Desember 2025, siang. Tim SAR Gabungan menemukannya sekitar pukul 13.00 WIB.

“Korban ditemukan sekitar 40 kilometer ke arah hilir sungai dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan ke rumah duka. Tim yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing,” kata Andri. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Menteri Perhubungan Lantik Marsdya TNI Kusworo sebagai Kepala Basarnas

Reportase

Jembatan Batanghari I Rusak Ditabrak Tongkang Batu Bara, Al Haris: Harus Ganti !

Reportase

PHR Zona 1 Perkuat Semangat Kemerdekaan dan Swasembada Energi

Reportase

Ambiar Usman Kritik Amrizal, Wakil Rakyat Harus “Bersih”

Reportase

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Soroti Tantangan Pelindungan Warisan Budaya

Reportase

Al Haris Beberkan Polemik Penanganan Dunia Usaha Batu Bara

Reportase

Korem Garuda Putih dan Kejaksaan Tinggi Jambi Perkuat Kerja Sama

Reportase

Klasemen Sementara PON XXI, Jambi Masuk 15 Besar