Home / Rilis

Sabtu, 22 November 2025 - 17:44 WIB

OJK Sebut Kinerja Perbankan Tetap Solid Hingga Akhir 2025

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae

JAMBIBRO.COM – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan IV-2025 yang menunjukkan optimisme kuat bahwa kinerja perbankan akan tetap solid hingga penghujung tahun.

Survei yang dilakukan pada Oktober 2025 ini melibatkan 102 bank dengan total aset mencapai 99,25 persen dari keseluruhan aset bank umum per September 2025.

Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) pada triwulan IV-2025 tercatat sebesar 66, berada di zona optimis. Keyakinan tersebut didorong oleh ekspektasi membaiknya kondisi makroekonomi domestik, penurunan BI Rate, serta penguatan nilai tukar Rupiah. Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM) pun kembali ke level optimis dengan nilai 63.

Baca Juga  OJK Dorong Inklusi Keuangan Ramah Disabilitas

Dian menjelaskan, konsumsi masyarakat yang meningkat pada momentum Natal dan Tahun Baru, ditambah stimulus 8+4+5 dari pemerintah, diyakini mampu mendongkrak daya beli dan pertumbuhan ekonomi.

Meski inflasi diperkirakan naik akibat peningkatan aktivitas ekonomi, mayoritas responden menilai risiko perbankan tetap terkendali.

Hal ini tercermin dari Indeks Persepsi Risiko (IPR) sebesar 57, dengan kualitas kredit yang terjaga serta posisi devisa netto yang tetap rendah.

Baca Juga  Korem 042/Gapu dan OJK Jambi Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Sementara itu, net cashflow perbankan diproyeksikan menurun dibandingkan triwulan sebelumnya, namun cash outflow meningkat seiring penarikan dana operasional nasabah dan belanja pemerintah daerah di akhir tahun.

Meski demikian, Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) mencapai 78, menandakan optimisme terhadap pertumbuhan kredit.

Sektor industri pengolahan yang tumbuh 8,64 persen (yoy) pada September 2025 diyakini menjadi motor utama ekspansi kredit, disusul sektor pertambangan dan penggalian (19,15 persen yoy) serta sektor pengangkutan dan pergudangan (19,32 persen yoy).

Baca Juga  OJK Gandeng Kemenko Perekonomian Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan melalui Program Kartu Prakerja

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga diperkirakan meningkat sejalan dengan upaya bank menjaga likuiditas.

Menjelang akhir tahun, sebagian besar bank optimis target kredit dan DPK sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025 dapat tercapai. OJK menegaskan, SBPO yang dilakukan setiap triwulan memberikan gambaran arah perekonomian, persepsi risiko, serta tendensi bisnis perbankan. Secara historis, hasil survei ini terbukti cukup akurat dalam memprediksi indikator makroekonomi maupun perbankan di Indonesia. | PR

Share :

Baca Juga

Rilis

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas Jadi Transformatif

Rilis

OJK Tegaskan Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Aman

Rilis

Pertamina EP Jambi Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Atas Jalur Pipa Migas Demi Keselamatan Bersama

Rilis

barenbliss Hadirkan Pesona Mewah pada Bibir dengan Koleksi Aura Mood

Rilis

SKK Migas Dukung Field Trial Injeksi Chemical Lapangan Meruap

Rilis

User Baru PINTU Dorong Kenaikan Volume Trading Kategori Token DEX Hampir 500%

Rilis

Dirut BEI Iman Rachman Mundur, OJK Ambil Alih  

Rilis

Komposisi Baru ADK OJK Resmi Jalankan Tugas