Home / Reportase

Jumat, 18 Juli 2025 - 22:42 WIB

Mobil Dinas Bawaslu Viral “Tabrak Lari”

Mobil operasional milik Bawaslu Provinsi Jambi yang menghebohkan | instagram

Mobil operasional milik Bawaslu Provinsi Jambi yang menghebohkan | instagram

JAMBIBRO.COM — Video sebuah peristiwa tabrak lari di Kota Jambi viral di media sosial. Belakangan diketahui mobil tersebut milik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi.

Menanggapi video tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Wein Arifin angkat bicara. Dia mengakui mobil itu adalah mobil dinas Bawaslu Provinsi Jambi.

Wein pun membeberkan kronologi kejadian sebenarnya kepada wartawan, di kantornya, Jumat, 18 Juli 2025.

Menurut Wein, pengendara mobil itu adalah S, PNS staf bagian keuangan Bawaslu Provinsi Jambi. Kejadian berawal dari S yang mengantar istrinya mengurus ijazah di STIKBA.

Saat menunggu di pinggir jalan dekat kampus yang berada di kawasan Lebak Bandung, Jelutung, Kota Jambi, S didatangi tiga orang pria.

Ketiga orang itu menuduh S memesan wanita lewat aplikasi MiChat. Namun tuduhan itu dibantah S. Kemudian ketiga pria tersebut meminta uang sambil memukul mobil.

Baca Juga  Perbankan Syariah dan Pasar Modal Motor Pertumbuhan Keuangan Jambi

Merasa terancam dan dikepung, S memberi mereka uang 100 ribu rupiah kepada tiga pria itu. Tapi mereka masih belum mau pergi, dan S menambah 100 ribu rupiah lagi.

“Staf kami memberi uang dengan harapan ketiga orang itu pergi. Tapi bukannya pergi, mereka malah minta uang lagi, dan dikasih lagi,” kata Wein.

Meski begitu, S terus diintimidasi. S merasa dirinya terancam. Spion mobilnya dipatahkan. Kaca mobil dipukul pakai batu. Dinding mobil dipukul-pukul, serta pintu mobil digedor-gedor.

S semakin cemas melihat teman-teman pelaku semakin banyak berdatangan. S berusaha menyelamatkan diri dan kabur dari lokasi. Ketika hendak pergi, mobil S dihadang motor pelaku.

Baca Juga  Ditangkap Kasus Narkoba, Honorer RSUD Raden Mattaher Diputus Kontrak

Mobil S pun menabrak motor itu. Dalam pelariannya, mobil S dihadang lagi oleh pelaku. S yang kehilangan kendali karena ingin menghindari tabrakan, menabrak beberapa mobil di showroom.

S akhirnya sampai di daerah Sijenjang. Melihat ada polisi ikut mengejar, S yang merasa sudah aman akhirnya berhenti.

Polisi lantas membawa S dan mobilnya ke Pos Lalu Lintas Simpang Pulai. Anggota Polsek Jelutung juga ikut menggiring S.

“Inilah fakta yang sebenarnya terkait peristiwa itu,” ujar Wein.

Wein mengakui mobil yang digunakan S adalah kendaraan operasional Bawaslu Provinsi Jambi. Terkait mobil menggunakan plat nopol palsu, Bawaslu Provinsi Jambi akan memeriksa S.

“Apakah benar yang bersangkutan, sesuai fakta, bukti video, dan saksi memakai plat yang bukan sebenarnya. Jika benar, kami akan memberi sanksi kepada yang bersangkutan,” tegas Wein.

Baca Juga  Beredar Lagi Video Heboh Ketua Baznas Provinsi Jambi

Wein mengatakan, ada dua kejadian dalam peristiwa ini. Pertama, framing atau pemberitaan tabrak lari. Kedua, soal plat nopol palsu.

“Kalau kesimpulannya benar, kami akan memberi sanksi kepada yang bersangkutan. Tapi juga harus fair, soal tabrak lari, faktanya tidak benar,” ungkap Wein.

Wein juga menjelaskan, kasus pemerasan ini sedang ditangani oleh Polsek Jelutung. S sudah diperiksa. S berusaha menghindar dari pemerasan dan intimidasi.

Kesimpulannya, tidak benar S melakukan tabrak lari. S telah melakukan mediasi dan berdamai dengan pihak showroom yang menjadi korban.

“S bertanggung jawab dan sudah menyelesaikannya dengan baik. Tidak benar yang bersangkutan memesan MiChat seperti tuduhan sebagian orang,” jelas Wein. | DIA

 

Share :

Baca Juga

Reportase

Polda Jambi Musnahkan Sabu-Sabu Seharga 14 Miliar Rupiah

Politik

Pilbup Tanjabtim Makin Menarik, Para Tokoh Besatu Menangkan Dilla Hich – MT

Politik

Al Haris Miris Lihat Warga Desa Pelosok Banyak Tidak Tahu Pemilu 2024

Reportase

Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Golden Eagle

Ekobis

Dalami Penulisan Ekonomi dan Bisnis, Bank Indonesia Boyong Wartawan Jambi ke Bandung

Reportase

Gudang Kabel Terbakar Akibat Puntung Rokok

Reportase

Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Ko Apex Dijemput Paksa

Reportase

Kepala Dinas Cantik Ini Digadang-gadangkan Jadi Wali Kota Sungai Penuh