Home / Reportase

Kamis, 6 Februari 2025 - 11:39 WIB

Jalan Khusus Angkutan Batu Bara Masih Katanya…

JAMBIBRO.COM — Ekonom Jambi, Usman Ermulan, menagih janji Gubernur Jambi, Al Haris, yang katanya akan menyelesaikan jalan khusus angkutan batu bara.

“Kata gubernur akhir 2024 sudah bisa dilalui, tapi kenyataannya entah dimana. Hanya omong doang. Ini sudah tahun 2025, gubernur sudah nggak bicara lagi dimana menyangkutnya masalah itu,” ujar Usman, Kamis, 6 Februari 2025.

Baca Juga  Media Field Trip SKK Migas - KKKS - FJM Jambi Perkuat Komitmen

Menurut mantan anggota DPR RI yang tiga periode duduk di komisi keuangan, perbankan, dan perencanaan nasional ini, penggunaan jalur sungai untuk angkutan batu bara sebenarnya sudah tepat.

Jalur sungai mampu membawa angkutan lebih banyak. Itu akan berdampak positif terhadap perekonomian nasional maupun daerah.

Baca Juga  KJRI Cup Istanbul 2024 Tunjukkan Indonesia Bangsa Kuat

Pendapatan Jambi dari dana bagi hasil akan meningkat. Namun, perlu adanya pemandu dari setiap kapal saat muatan mau melintasi jembatan.

Dikatakan Usman, Jembatan Muara Tembesi, Batanghari I dan jembatan lainnya perlu diperkuat demi keamanan jembatan.

Baca Juga  Jalan Tol Jambi, Membelah Waktu, Mendekatkan Jarak

“Yang penting jika mau lewat jembatan harus ada assist boats (pemandu), di samping tugboat sebagai penarik, di belakang ada pengaman, sehingga ketika mau menyerempet bisa dikendalikan,” kata mantan Bupati Tanjungjabung Barat dua periode ini. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Oknum Polda Jambi Diterpa Isu Backing Bisnis Ilegal

Reportase

Belasan Mantan Teroris dan Jaringan JAS Ikrarkan Setia ke NKRI

Reportase

Pelindo Jambi Siap Layani Angkutan Curah Kering

Reportase

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, Menyemai Perlindungan, Menuai Kesejahteraan

Politik

Edi Purwanto Ajak Pers Terus Kawal Demokrasi dan Jaga Integritas Jurnalis

Reportase

Tiga Kurir Narkoba Jaringan Riau-Palembang Dibekuk

Reportase

Angso Duo Berdarah, Cemburu Yasmin Berujung Maut

Reportase

Maulana Paparkan Peran ILP dan Kampung Bahagia dalam Sistem Kesehatan Kota Jambi