Home / Reportase

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:19 WIB

450 Prajurit Yonif 142/KJ Disambut Tangis Haru Keluarga dan Upacara Militer

Ratusan prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya kembali ke Jambi | fadli

Ratusan prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya kembali ke Jambi | fadli

JAMBIBRO.COM — Sebanyak 450 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya kembali menginjakkan kaki di tanah Jambi.

Ratusan personel militer tersebut berhasil menuntaskan misi pengamanan perbatasan di wilayah Papua selama 15 bulan berturut-turut.

Kepulangan pasukan infanteri ini disambut dengan upacara militer resmi, di Lapangan Mako Yonif 142/KJ, Kasang, Kota Jambi, Jumat, 5 Juni 2026. Penyambutan dipimpin oleh Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada.

Prosesi sakral ini turut dihadiri Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Danrem 042/Gapu yang datang untuk memberikan penghormatan langsung. Kehadiran mereka bentuk apresiasi tertinggi atas keberhasilan misi yang diemban para prajurit.

Baca Juga  Wina Armada Wafat, Insan Pers Indonesia Berduka 

Suasana di sekitar lapangan seketika berubah menjadi sangat emosional dan penuh haru, setelah prosesi upacara militer dibubarkan. Para prajurit yang berbaris rapi dihamburkan oleh pelukan erat anggota keluarga yang sudah lama menunggu kedatangan mereka.

Lelehan air mata kebahagiaan, senyum lega, hingga dekapan hangat dari anak dan istri menjadi pemandangan yang menghiasi setiap sudut area mako. Momentum pelepasan rindu pascatugas operasi ini berlangsung sangat khidmat sekaligus menyentuh hati.

Di sela acara, Al Haris mengungkapkan rasa bangga mendalam atas dedikasi tinggi yang diperlihatkan seluruh prajurit Yonif 142/KJ. Korps baju loreng itu tidak hanya sukses menjalankan tugas pertahanan negara dengan baik, tapi juga berhasil menjaga nama baik daerah asal.

Baca Juga  BBS Raih Gelar Doktor Ilmu Pertanian

“Ini kebanggaan kita semua. Mereka berangkat 450 orang dan kembali dengan jumlah yang sama. Artinya, tugas dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujar Al Haris.

Al Haris mengingatkan publik, medan penugasan di wilayah Papua memiliki tingkat kerawanan dan geografis yang sama sekali tidak mudah. Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya sempat menyalurkan dukungan sarana, berupa perangkat drone guna menunjang operasional taktis militer.

Langkah intervensi teknologi sangat membantu pasukan dalam memetakan area rawan di tengah lebatnya kawasan hutan Papua. Kondisi di sana cukup berat, hutan lebat dan rawan. Bantuan drone yang diberikan terbukti bermanfaat selama mereka bertugas.

Baca Juga  Blokade Jalan Dibuka, Al Haris Janji Bertemu Warga

Al Haris berharap sekembalinya dari daerah operasi, para prajurit tidak mengendurkan semangat pengabdian. Anggota TNI dituntut terus memelihara kedekatan dan berperan aktif membantu mengatasi kesulitan di tengah masyarakat.

Eksistensi mereka pascatugas diharapkan mampu memberikan kontribusi positif yang berkesinambungan bagi stabilitas keamanan di tingkat regional.

“Kami berharap mereka terus semangat, hadir untuk masyarakat, dan tetap mengabdi bagi daerah serta negara,” pungkas Al Haris. | DR/DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Rayakan HUT ke-10, SJB News Gelar Pertandingan Domino untuk Wartawan

Reportase

Wamendagri Bima Arya Resmikan Peluncuran Program “Kampung Bahagia” Tahap I 2026

Reportase

28 Tahun Polda Jambi, Narkoba Tantangan Terbesar

Politik

Hasil Survei Melesat, Budi Setiawan “Dicegat”

Reportase

Tokoh Agama Kerinci – Sungai Penuh Pasrahkan Kasus Ijazah Amrizal ke Tuhan

Reportase

Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Pemanfaatan Aset Negara di Hulu Migas

Reportase

Pemerintah Indonesia Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada 21 Maret 2026

Politik

Calon Kepala Daerah PKB Ditentukan DPP, Pendaftaran Buka hingga 6 Agutus 2024