Home / Reportase

Selasa, 8 September 2026 - 20:11 WIB

Sisi Lain Keseruan Empat Hari Gentala Arasi Fest 2026

Gentala Arasi Fest 2026 berlangsung 4 hari di KCBN Muaro Jambi | dod

Gentala Arasi Fest 2026 berlangsung 4 hari di KCBN Muaro Jambi | dod

RIUH rendah di Kompleks Museum Sriwijaya Dharmakirti perlahan menyurut saat senja, Minggu, 6 September 2026. Namun, jejak-jejak digital yang tertinggal di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi itu justru baru saja mengukir rekor baru.

Selama empat hari penuh, sejak 3 hingga 6 September 2026, halaman cagar budaya tersebut tidak hanya disesaki gelak tawa dan langkah kaki ribuan pengunjung. Di balik lalu lalang masyarakat, ada perputaran ekonomi digital yang melaju sangat kencang.

Buktinya nyata. Sinyal-sinyal pemindaian kode QRIS tak berhenti di lapak para pedagang. Volume transaksi QRIS tercatat sukses menembus angka puluhan ribu kali transaksi. Nilainya pun sangat fantastis, mencapai ratusan juta rupiah.

Tak berhenti di transaksi belanja. Semangat berbagi warga Jambi secara digital juga terbukti luar biasa tinggi.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan, puluhan juta dana wakaf produktif berhasil dihimpun secara langsung lewat aplikasi digital Satu Wakaf. Lebih dari seribu pasang tangan masyarakat ikut berpartisipasi menyisihkan rezeki mereka.

Baca Juga  Hendra Tenggelam Saat Cari Kerikil di Sungai Batanghari

Dana wakaf yang terkumpul tidak akan mengendap begitu saja. Seluruhnya disalurkan untuk menggerakkan dan mengembangkan usaha perikanan di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Muaro Jambi. Dari layar ponsel pintar warga, lahir kemandirian ekonomi para santri.

Rangkaian acara bertajuk Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi (Gentala Arasi) Fest 2026 itu ditutup oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman. Ia didampingi Staf Ahli Bupati Muaro Jambi Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, M Fauzi Darwas mewakili Bupati Muaro Jambi.

Pesta edukasi dan teknologi ini terbukti sangat memikat. Statistik mencatat, festival ini berhasil menjangkau lebih dari 8.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan.

Atmosfer edukasi pun terasa sangat pekat. Sebanyak 500 peserta memadati sesi edukasi dan sosialisasi, sementara 300 peserta lainnya beradu ketangkasan dalam berbagai kompetisi.

Baca Juga  Pemkab Muarojambi Terus Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir

Dapur ekonomi festival ini disokong penuh oleh 30 UMKM/tenant yang gigih, serta 10 pelaku industri keuangan yang siap mendampingi.

Kehadiran berbagai agenda edukasi, inovasi, dan aktivasi ini benar-benar membawa angin segar. Masyarakat tidak cuma dipaksa memahami konsep ekonomi digital di atas kertas. Mereka diajak berinteraksi langsung, mencoba, dan merasakan betapa mudahnya masuk ke dalam ekosistem keuangan masa depan.

Adanya transaksi QRIS secara masif mendorong para pelaku UMKM makin giat memanfaatkan digitalisasi pembayaran. Bagi UMKM maupun konsumen, proses transaksi kini jauh lebih cepat, mudah, murah, aman, dan handal. Tidak ada lagi cerita repot mencari uang kembalian.

Tedy Arief Budiman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V, serta seluruh pemangku kepentingan, atas sinergi dan kontribusinya menyukseskan Gentala Arasi Fest 2026.

Baca Juga  Belajar ke Karangsong, Dillah - Muslimin Optimis Sejahterakan Nelayan Tanjabtim

Acara penutupan juga ditandai dengan penganugerahan Gentala Arasi Award 2026. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi tinggi atas kontribusi para pemangku kepentingan mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Jambi.

Sinergi dan inovasi yang telah terbangun manis ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini, melainkan berlanjut menjadi aksi nyata untuk memperkuat transformasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jambi yang inklusif dan berkelanjutan.

Panggung utama telah dirapikan. Lampu-lampu sorot telah dipadamkan. Namun, berakhirnya Gentala Arasi Fest 2026 menjadi momentum awal memperkuat keberlanjutan transformasi digital di tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong literasi menjadi adopsi, inovasi menjadi implementasi, dan kolaborasi menjadi dampak nyata, guna meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Jambi yang inklusif dan berkelanjutan. | dod

Share :

Baca Juga

Reportase

Penambang Emas Ilegal Hanyut di Sungai Pemetai

Reportase

Maulana Paparkan Peran ILP dan Kampung Bahagia dalam Sistem Kesehatan Kota Jambi

Reportase

Jun Mahir Kunjungi Korban Kebakaran, Antar Langsung Bantuan

Reportase

Omset Pedagang Pasar Bedug Bahagia 2026 Tembus Puluhan Juta

Reportase

Silaturahmi dengan Kapolda Jambi, Ini Komitmen LKBN Antara

Reportase

Warga Geram, Gubernur Dinilai Tak Tegas

Reportase

Hoyak Tabuik Piaman Satukan Perantau dan Pejabat Negara

Reportase

Pisah Sambut Krisno Halomoan Siregar dan Rusdi Hartono Mengharukan