Home / Reportase

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:56 WIB

Mandi di Sungai Nalo Tantan Seorang Nenek Hilang Terseret Arus

Upaya pencairan seorang nenek yang hanyut di Sungai Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi | sar

Upaya pencairan seorang nenek yang hanyut di Sungai Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi | sar

JAMBIBRO.COM — Insiden naas menimpa seorang wanita lanjut usia, Zaimah (74). Ia hanyut terseret derasnya arus Sungai Nalo Tantan, saat sedang mandi, Selasa 4 Agustus 2026.

Peristiwa ini terjadi di Desa Sungai Ulak, Kabupaten Merangin, Jambi. Untuk mencari sang nenek, dilakukan operasi besar-besaran oleh Tim SAR Gabungan.

Sebelum hanyut, Nenek Zaimah mendatangi tepi sungai untuk mandi seperti biasanya. Tiba-tiba ia jatuh dan hilang ditelan arus sungai yang mengalir deras.

Upaya pencarian awal sempat dilakukan warga sekitar secara swadaya, namun keberadaan nenek berusia 74 tahun itu tidak membuahkan hasil.

Baca Juga  Musda Golkar Jambi, CE versus ARB, Pertaruhan Pengalaman dan Regenerasi

Laporan mengenai Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) ini resmi diterima oleh Pos SAR dari BPBD Merangin. Tim penyelamat pun langsung merancang strategi pencarian terpadu di sepanjang aliran sungai.

Memasuki pencarian hari kedua, Rabu, Tim SAR Gabungan mengintensifkan penyisiran dengan membagi kekuatan menjadi 4 Search and Rescue Unit (SRU).

Pembagian wilayah operasi ini dirancang untuk memaksimalkan cakupan area sungai, dari titik awal kejadian hingga ke kawasan hilir.

Unit SRU 1 menggunakan LCR SAR MTA dikerahkan untuk menyisir permukaan air sejauh 2 kilometer ke arah hilir sungai.

Sementara itu, SRU 2 yang mengandalkan LCR Satbrimob Merangin bergerak lebih jauh menyisir area permukaan hingga jarak 4 kilometer.

Baca Juga  Kabur Lewat Jendela Mapolda, Pelarian Alung Berakhir

Penetrasi yang lebih jauh dilakukan oleh SRU 3 menggunakan LCR BPBD Merangin. Mereka menyusuri aliran sungai sejauh 6 kilometer.

Adapun SRU 4 dengan LCR Pos SAR Bungo melakukan penyisiran permukaan paling jauh hingga 8 kilometer, sekaligus menerjunkan penyelam di sekitar lokasi kejadian.

Puluhan personel gabungan diterjunkan ke lapangan, meliputi 7 personel Pos SAR Bungo, 3 personel BPBD Merangin, serta 6 personel Polres Merangin.

Kekuatan ini diperkuat pula oleh 4 personel Polsek Bangko, 10 personel Batalyon Brimob, 5 personel SAR MTA, 2 personel Damkar, serta bantuan warga dan keluarga korban.

Baca Juga  Strategi Maulana – Diza Atasi Banjir, Aksi Nyata di Depan Mata

Guna menunjang operasional di lapangan, beragam armada serta peralatan keselamatan penanggulangan bencana diturunkan secara maksimal.

Tim menyiagakan 1 unit Rescue Car Double Cabin, 4 unit Landing Craft Rubber (LCR/Perahu Karet), perlengkapan Water Rescue, peralatan selam, perangkat medis, komunikasi, hingga sarana evakuasi.

Proses pencarian di sepanjang aliran sungai dilaporkan berlangsung di bawah cuaca berawan. Situasi itu dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh petugas untuk terus melacak keberadaan korban.

Seluruh unsur Tim SAR Gabungan bekerja ekstra keras. Penyisiran secara intensif dilanjutkan dengan harapan keberadaan Nenek Zaimah segera ditemukan. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Gedor Bappenas, Bupati Tanjabtim Dorong Akselerasi Pembiayaan Hilirisasi Kelapa Dalam

Reportase

Masjid Bersejarah Jadi Saksi Komitmen Pemerintah Bangun Jambi

Reportase

Libatkan Ketua RT, Pemkot Jambi Perkuat Basis Data Kemiskinan untuk Program “Kartu Bahagia”

Reportase

Operasional Pertamina Harus Lancar, Tidak Boleh Terganggu

Politik

Bikin Malu !!! Jambi Banyak Pejudi, Ketua DPRD Warning Pemprov…

Reportase

Polda Jambi Ciduk Belasan Kurir Narkoba Jaringan Malaysia Bawa 8 Kilo Sabu

Reportase

Kurir Bawa 300 Butir Inex Ditangkap dalam Bus

Reportase

Raden Najmi Saksikan Pembukaan Turnamen Sepakbola Gubernur Cup 2025