JAMBIBRO.COM — Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk, di RT 07/RW 04, Kelurahan Nipah Panjang I, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Jumat 21 Agustus 2026 sore.
Kobaran api yang cepat membesar serta bubungan asap tebal membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri serta harta benda mereka.
Insiden ini menghanguskan sedikitnya 10 unit rumah warga, serta satu unit bangunan eks Kantor Syahbandar. Selain itu, 10 unit rumah lainnya terpaksa dirobohkan oleh petugas dan warga demi memutus pergerakan api.
Langkah pembongkaran paksa 10 rumah tersebut diambil sebagai sekat darurat, agar si jago merah tidak terus menjalar ke bangunan lain.
Secara keseluruhan, musibah ini berdampak langsung pada 21 unit bangunan, serta menyisakan duka mendalam bagi 20 Kepala Keluarga (KK).
Berdasarkan pendataan awal, deretan pemilik rumah yang terdampak amukan api meliputi milik M. Hidayat dua unit dan M. Taher dua unit. Bangunan milik Jono, Usup, Fatimah, Aras, serta Bude juga dilaporkan ikut hangus dalam musibah ini.
Daftar pemilik lain yang turut kehilangan tempat tinggal yakni Along dengan dua unit rumah, ditambah satu bangunan eks Kantor Syahbandar.
Proses pemadaman di lokasi berjalan dramatis, mengingat rapatnya jarak antar bangunan di kawasan tersebut.
Dalam sejumlah rekaman video yang beredar, tampak kobaran api melahap habis bangunan kayu dengan sangat cepat. Warga bersama petugas pemadam kebakaran bahu-membahu menyiramkan air serta merobohkan bangunan sekitar demi melokalisasi pergerakan api.
Penyebab pasti yang memicu munculnya percikan api masih dalam proses penyelidikan aparat. Petugas terus mendata kerugian yang dialami warga.
Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa yang timbul akibat musibah kebakaran hebat tersebut. Keterangan resmi mengenai total kerugian material masih menunggu penghitungan rinci dari instansi terkait.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi publik mengenai tingginya risiko kebakaran di kawasan permukiman padat. Kejadian tersebut menghentakkan kesadaran pentingnya kesiapsiagaan tanggap darurat di lingkungan padat penduduk. | DOD







