Home / Ekobis / Reportase

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:22 WIB

Dalami Penulisan Ekonomi dan Bisnis, Bank Indonesia Boyong Wartawan Jambi ke Bandung

Bank Indonesia dan Forweb Jambi menggelar capacity building dan gathering, di Kota Bandung, Jawa Barat, 20 – 22 Mei 2024 | dia

JAMBIBRO.COM – Bank Indonesia Perwakilan Jambi kembali menggelar capacity building dan gathering bersama Forum Wartawan Ekonomi Bisnis (Forweb) Jambi.

Kali ini kegiatan rutin tahunan itu diadakan di Kota Bandung, Jawa Barat, selama tiga hari, 20 – 22 Mei 2024. Kegiatan diikuti 32 wartawan berbagai platform, dari online, cetak, televisi hingga radio.

Ketua Forweb Jambi, Yusnaini Rani menyebut, tantangan yang dihadapi wartawan saat ini semakin besar. Penting bagi wartawan meningkatkan kualitas tulisan dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.

Baca Juga  Bedah Buku “Rahasia Nusantara” di Kantor BI Jambi

“Jadikan momen ini untuk berbagi pengalaman dan menambah pengetahuan, agar kita lebih profesional,” katanya.

Dosen jurnalistik Universitas Nurdin Hamzah, Jambi ini mengatakan, keberadaan wartawan ekonomi dan bisnis dirasa sangat penting bagi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi.

“Karena itu BI Jambi berusaha meningkatkan kompetensi wartawan yang menjadi mitranya,” ujar Rani.

Salah satunya lewat capacity building dan gathering yang sudah beberapa tahun rutin diadakan.

Tahun ini, BI Jambi menggandeng Redaktur Pelaksana Detik Finance dari detik.com, Angga Aliya ZR Firdaus sebagai narasumber, untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

Baca Juga  Jelang Idul Fitri Inflasi Provinsi Jambi 0,54 %

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Warsono diwakili Robby Fathir Nashary selaku Deputi Kepala Perwakilan BI Jambi, mengakui kehadiran wartawan spesifik ekonomi dan bisnis sangat membantu kinerja Bank Indonesia.

Sementara itu, Angga Aliya ZR Firdaus dalam materinya mengajak para wartawan selalu memberikan informasi terpercaya, bukan hoax. Media massa menang banyak dibanding media sosial, lantaran kerja wartawan punya rambu-rambu.

Kendati begitu, menurut Angga, informasi yang beredar di media sosial dapat dijadikan sumber berita oleh wartawan. Berita yang diperkuat dengan narasumber berkompeten, membuat berita yang ditulis bisa dipercaya dan dijamin kebenarannya.

Baca Juga  Insentif Tarif Listrik Picu Deflasi -0,13% di Provinsi Jambi

“Walaupun informasi media sosial semakin cepat, media massa tetap menjadi referensi, apakah informasi itu benar atau tidak. Media massa akan tetap eksis, walau media sosial semakin mudah diakses,” ujar anak Bandung yang berkarir di Jakarta itu.

Angga juga berbagi ilmu jurnalistik berkaitan dengan teknologi yang semakin maju. Diantaranya teknologi Artificial Intelligence (AI), atau kecerdasan. Teknologi buatan ini membuat kerja wartawan semakin mudah, namun jangan menjadi andalan sepenuhnya. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

BBS Raih Gelar Doktor Ilmu Pertanian

Reportase

Jaga Ekosistem Hutan, Wabup Tanjabtim Pimpin Aksi Tanam Pohon Serentak

Ekobis

OJK Bersama Asosiasi Fintech Luncurkan Panduan Kode Etik AI

Reportase

PEP Jambi Field Produksi 1.243 BOPD Lewat Sumur PPS-020 Puspa Asri

Reportase

Pertumbuhan Tak Merata, Kelas Menengah Mulai Hilang

Reportase

Polisi dan Tentara Kompak Tutup Ratusan Sumur Minyak Ilegal

Reportase

Instruksi Tegas Wali Kota Jambi, Tirta Mayang Wajib Jamin Distribusi Air Lancar Selama Idul Fitri

Politik

Syukur Makin Kuat, Nalim Harus Kerja Keras, Nilwan Yahya Ukur Bayang-bayang