Home / Politik / Reportase

Rabu, 27 Maret 2024 - 20:56 WIB

Saksi-saksi Sampaikan Keterangan dan Bawa Bukti Kasus Dugaan Pelanggaran Administratif Pemilu 2024

Sidang pembuktian dugaan pelanggaran administratif Pemilu 2024, di Bawaslu Provinsi Jambi, Rabu 27 Maret 2024 | dia

JAMBIBRO.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jambi kembali menggelar sidang, Rabu 27 Maret 2024. Agendanya pemeriksaan dugaan pelanggaran administratif Pemilu 2024.

Sidang perkara nomor 001/LP/ADM.PL/BWSL.PROV/05.00/III/2024 itu dilaksanakan di Kantor Bawaslu Provinsi Jambi. Dalam sidang kali ini pelapor dan terlapor menghadirkan saksi-saksi untuk pembuktian.

Sidang disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube Bawaslu Provinsi Jambi, berlangsung dari siang hingga sore hari. Sejumlah saksi menyampaikan kesaksiannya, diperkuat dengan bukti-bukti yang dibawa pelapor dan terlapor.

Baca Juga  Mahfud MD Cawapres Ganjar Pranowo

Keterangan dan bukti-bukti itu disampaikan pelapor dan terlapor kepada majelis pemeriksa, terkait masalah Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang dilaporkan M Sanusi.

Majelis Pemeriksa dipimpin oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Wein Arifin, dengan anggota para komisioner Bawaslu Provinsi Jambi, Ari Juniarman dan Indra Tritusian. Hadir pelapor, M Sanusi, dan terlapor, KPU Kota Jambi.

Sidang selanjutnya adalah pembacaan putusan. Sebelum dibacakan, para pihak, pelapor maupun terlapor, menyampaikan kesimpulannya ke majelis pemeriksa.

Baca Juga  Bawaslu Pantau Kampanye Pilkada di Internet

“Kesimpulan itu harus diserahkan ke sekretariat Bawaslu Provinsi Jambi paling lambat 29 Maret 2024. Pembacaan putusan akan dilakukan kemudian hari,” kata Wein Arifin, seusai mendengar keterangan para saksi.

Untuk diketahui, sidang ini digelar karena adanya laporan terkait penggunaan pemilih pada Daftar Pemilih Khusus (DPK), di lima pemilihan pada 14 Februari 2024.

Pelapor saat rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi Jambi menemukan DPK yang seharusnya wajib menerima lima jenis surat suara, namun tidak diberikan seluruhnya untuk pemilih di 120 TPS pada 52 kelurahan dan 9 kecamatan di Kota Jambi.

Baca Juga  Seorang Pemilih Mendadak Meninggal Dunia Saat Menyoblos

Pelapor, M Sanusi, menduga KPU Kota Jambi tidak konsisten menggunakan DPK, untuk pemilih yang tersebar di beberapa TPS. KPU Kota Jambi diduga melakukan pembiaran terhadap masalah itu.

Setelah mendengarkan pokok-pokok laporan yang disampaikan pelapor, pihak KPU Kota Jambi selaku terlapor masih membantah semua tudingan yang dialamatkan ke mereka. | DIA

Share :

Baca Juga

Reportase

Jembatan Batanghari I Rusak Ditabrak Tongkang Batu Bara, Al Haris: Harus Ganti !

Reportase

Transformasi Tubuh Sehat, Ratusan Santri Al-Kinanah Ikuti Pelatihan

Politik

Seorang Pemilih Mendadak Meninggal Dunia Saat Menyoblos

Reportase

Bripda Waldi Dipecat Tidak Hormat

Reportase

Wali Kota Maulana Dorong Sholawat Bergema di Seluruh Penjuru Kota Jambi

Reportase

Rapatkan Barisan Emak Emak Budi Rutin Senam Bersama

Reportase

Sampah Jadi Cahaya, Langkah Kota Jambi Menuju Energi Terbarukan

Politik

Sosialisasikan PKPU, Ada Banyak Metode Kampanye Pemilu