Home / Reportase

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 11:54 WIB

Uang Palsu Beredar di Merangin, Warga Resah

Pengedar uang palsu di Kabupaten Merangin, Jambi, berhasil dibekuk | foto : infojambi

Pengedar uang palsu di Kabupaten Merangin, Jambi, berhasil dibekuk | foto : infojambi

Pengedar uang palsu di Kabupaten Merangin, Jambi, berhasil dibekuk | foto : infojambi

JAMBIBRO.COM – Polres Merangin kembali mengungkap kasus peredaran uang palsu (upal).

Anggota Polsek Tabir Selatan mengamankan lagi 4 orang pengedar upal, Rabu lalu. Mereka dibekuk di Desa Sungai Sahut, Kecamatan Tabir Selatan, Merangin.

Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Akhir-akhir ini banyak ditemukan uang palsu di daerah Pamenang, Tabir Selatan dan Sungai Manau.

Untuk memburu pengedar uang palsu, Satreskrim Polres Merangin membentuk tim gabungan. Dari tangan pelaku diamankan upal dalam berbagai pecahan.

Dari pelaku JK diamankan 3 lembar, SM 12 lembar, SH 201 lembar, dan ST 34 lembar. Totalnya 250 lembar dalam pecahan 50 ribu rupiah.

Selain mengamankan pelaku dan uang palsu, polisi juga mengamankan 1 unit mobil yang digunakan pelaku untuk mengedarkan uang palsu.

Kapolres Merangin, AKBP Ruri Roberto, membenarkan adanya penangkapan pengedar uang palsu tersebut.

“Kasusnya masih kami kembangkan. Informasi masyarakat, di kecamatan lain juga ditemukan uang palsu,” ujar Ruri. (DIR)

Share :

Baca Juga

Nasional

Al Haris Hadiri Peringatan Hari Pers Nasional 2024 Bersama Presiden Jokowi

Reportase

Kasus Ijazah Amrizal Tak Tuntas, Hamka: Ada Permainan ?

Politik

Maulana – Diza dan Abdul Rahman – Guntur Memenuhi Syarat Administrasi

Reportase

Polda Jambi Berhasil Ungkap Kasus Tewasnya Santri Ponpes Raudhatul Mujawwidin Tebo

Reportase

Anggota DPR Komisi XII Elpisina Serap Aspirasi Warga Desa Sungai Aur, Tingginya Harga Gas Jadi Sorotan

Reportase

PHR Zona 1 Butuh Dukungan Kejaksaan Tinggi Jambi

Reportase

Danrem Garuda Putih Sebut Job Fair Polda Jambi Dongkrak Kesejahteraan Warga

Reportase

Bayi Kembar Siam Lahir di Kuala Tungkal, Orang Tua Cuma Kuli Tak Punya Biaya Penanganan