Home / Reportase

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:10 WIB

Polda Jambi Ungkap Peredaran BBM Ilegal, Sita Ribuan Liter Solar Hasil Olahan

Polda Jambi mengungkap kasus peredaran bahan bakar minyak (BBM) ilegal dan pelanggaran perlindungan konsumen | pld

Polda Jambi mengungkap kasus peredaran bahan bakar minyak (BBM) ilegal dan pelanggaran perlindungan konsumen | pld

JAMBIBRO.COM — Polda Jambi kembali mengungkap kasus peredaran bahan bakar minyak (BBM) ilegal, dan pelanggaran perlindungan konsumen. Pengungkapan kasus minyak dan gas bumi (migas) itu dipaparkan dalam konferensi pers, di Mapolda Jambi, Jumat, 10 Juli 2026.

Rilis pers ini dipimpin Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji. Hadir mendampingi, Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, dan Kasubdit Tipidter, AKBP Hadi Handoko.

Pihak kepolisian menyatakan, penindakan ini menjadi bukti keseriusan Polda Jambi memberantas mafia migas di Jambi. Praktik melanggar hukum tersebut dinilai tidak sekadar merugikan negara, tapi juga mengancam keselamatan publik.

Baca Juga  Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi, Ko Apex Dijemput Paksa

Penyelidikan kasus ini bermula dari insiden kebakaran di area parkir, sekaligus kantor PT ASR Petrolin Energi, pertengahan Mei lalu. Lokasi peristiwa berada di Lorong Gado-Gado, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Aparat menemukan fakta, api berkobar saat proses pemindahan (over transfer) solar, dari truk modifikasi ke mobil tangki resmi perusahaan sedang berlangsung. Proses ilegal itu memicu kecelakaan kerja akibat penggunaan mesin pompa merek Robin.

Percikan api mendadak muncul dari mesin pompa setelah muatan solar sebanyak 1.000 liter berhasil dipindahkan. Kobaran api kemudian membesar dengan cepat dan melahap fasilitas di sekitar area perkantoran.

Baca Juga  Rotasi Jabatan di Polda Jambi, Kapolres Bungo Diganti

Penyidik bergerak cepat mengusut tuntas insiden tersebut, hingga akhirnya menetapkan Direktur PT ASR Petrolin Energi, MDG, sebagai tersangka. MDG terbukti melakukan transaksi pembelian BBM solar hasil olahan ilegal dari Desa Bayat, Sumatera Selatan.

Rencananya, pasokan minyak hasil olahan dari luar provinsi tersebut dipasarkan kembali menggunakan armada tangki resmi milik perusahaan. Polisi langsung menyita seluruh dokumen dan sarana yang digunakan untuk aktivitas terlarang ini.

Baca Juga  Pengeboran Minyak Tanpa Izin Masih Marak di Muarojambi

“Dari hasil penyidikan, ditemukan adanya aktivitas pembelian dan distribusi BBM solar hasil olahan ilegal yang tidak memenuhi standar dan mutu sebagaimana ditetapkan pemerintah. Penyidik telah menetapkan satu orang tersangka beserta mengamankan barang bukti berupa kendaraan tangki, peralatan pemindahan BBM, dan sebanyak 6.163 liter minyak olahan ilegal,” ujar Erlan.

Barang bukti ribuan liter minyak ilegal beserta armada pengangkut kini diamankan di Mapolda Jambi untuk kepentingan penyidikan. Proses hukum terhadap direktur perusahaan dipastikan terus berjalan sesuai regulasi yang berlaku. | DOD

Share :

Baca Juga

Reportase

Wakapolda Jambi Mendadak Cek Mako Batalyon B Pelopor, Ternyata…

Reportase

Enam Hari Hilang Misterius, Dimas Ditemukan

Politik

Duet Jambi BRO Mencuat di Pilwako Jambi

Reportase

Jun Mahir Ingatkan OPD Soal Aturan Baru Perjalanan Dinas

Reportase

Wali Kota Jambi Dorong Eks Lokalisasi Pucuk Jadi Sentra Olahraga, Ekonomi dan Keagamaan

Reportase

Perampok Pajero dan Pembunuh Nindia Akhirnya Ditangkap

Reportase

OJK Jambi Perkuat Koordinasi Penanganan Keuangan Ilegal

Daerah

Salat Id Perdana, Bupati Dillah Titip Pesan Penting…